SEJARAH RS. WIDODO NGAWI

Adalah rumah sakit swasta yang bergerak dibidang pelayanan kesehatan, awal Pertama kali munculnya gagasan mendirikan Rumah Sakit Widodo Ngawi adalah gagasan dari ibu kandung dr. H. Harsono yang bernama Sri Natun yang lahir di Caruban pada tahun 1935. Beliau adalah seseorang Pengusaha Makro Bisnis, Pengusaha Toko Mas, dan Perumahan.

Beliau mempunyai anak yang kuliah di UNS dengan mengambil jurusan ilmu kedokteran. Keinginan beliau untuk membangun sebuah Rumah Sakit itu pada tahun 1975 dengan tujuan supaya setelah anak beliau lulus dari kuliah Ilmu Kedokteran UNS bisa langsung menerapkan Ilmu Kedokteran serta dapat memberikan lapangan pekerjaan. Dr. H. Harsono lulus dari Fakultas Ilmu Kedokteran UNS tahun 1983.

Awal didirikannya Rumah Sakit Widodo Ngawi adalah setelah didirikannya Laboratorium Widodo pada tahun 1984, yang resmi digunakan untuk pelayanan pada tahun 1989. Selain karena seiringnya dr. Harsono menggunakan jasa pelayanan Laboratorium, Laboratorium Widodo berdiri karena belum adanya Fasilitas Pelayanan Laboratorium di kota Ngawi.

Setelah itu dimulailah perintisan pembuatan Rumah Sakit Widodo Ngawi yang pertama dilaksanakan dengan pembelian tanah pada tahun 1985 bersebelahan dengan Rumah Pribadi dr. H. Harsono. Pembangunan Infrastruktur dilaksanakan pada tahun 1994 s/d 1996, yang selanjutnya diresmikan dan digunakan untuk memberikan Pelayanan Kesehatan kepada masyarakat.

Seiring berjalannya waktu Rumah Sakit Widodo Ngawi mengembangkan pelayanan kesehatan yaitu Pelayanan Kesehatan Khusus Ibu dan Anak dengan dibangunnya Gedung Kamar bersalin yang resmi digunakan untuk memberikan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak kurang lebih pada tahun 2003. Selanjutnya pada tahun 2006 Rumah Sakit Widodo Ngawi memberikan pelayanan Klinik Infertil ( Klinik Ingin anak ) yaitu klinik pelayanan khusus untuk membantu Keluarga yang sudah lama menikah namun belum dikaruniai anak.

Dengan terus berjalannya waktu dalam memberikan pelayanan Rumah Sakit Widodo Ngawi terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat di wilayah Ngawi khususnya dan wilayah karisidenan madiun pada umumnya.

POST REPLY